Tes Tahanan Isolasi adalah pengukuran yang dilakukan untuk mengetahui baik atau tidaknya
isolasi pada sebuah konduktor. Isolasi yang baik diperlukan untuk menghindari
terjadinya direct contact seperti short circuit atau ground fault. Buruknya isolasi jaringan bisa mengakibatkan terjadinya arus bocor dan
dimungkinkan juga akan menimbulkan percikan api yang bisa mengakibatkan terbakarnya
winding. Pengukuran ini biasanya dilakukan antar winding ( U-V, U-W, V-W ) dan winding dengan ground atau body ( U-Gnd,
V-Gnd, W-Gnd ) pada pengukuran ini menggunakan alat yang dinamakan megger,
seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut ini.
Megger digunakan untuk mengukur tahanan isolasi pada motor tegangan
rendah maupun tegangan tinggi. Sebelum melakukan pengukuran, motor yang diukur
harus bebas tegangan, karena jika masih tersisa tegangan akan berpengaruh pada
hasil pengukuran.
Pengetesan
dilakukan dengan pengukuran tingkat kebocoran antar fasa dan fasa dengan ground. Sebelum melakukan pengetesan terlebih dahulu dilakukan
pemutusan hubungan antara motor
dengan sumber tegangan.
Metode pengetesan bisa dilakukan dengan tegangan yang berbeda sesuai dengan
kebutuhan yaitu sesuai dengan
tegangan kerja motor.
Standar
pengukuran yang digunakan adalah standar EASA ( Electrical Apparatus Service Association
). Untuk motor dengan tegangan rendah standar besarnya tahanan isolasi dapat
diketahui dengan rumus berikut :
Keterangan
:
Ø
Tegangan nominal dalam satuan Volt
Ø
Besarnya
tahanan isolasi dinyatakan dalam MW

Tidak ada komentar:
Posting Komentar